Fieldtrip Gunung Putri dan Sungai Citeureup Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Bogor merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki singkapan batuan dengan jenis  yang beranekaragam,khususnya untuk batuan sedimen dan batuan beku. Mahasiswa Teknik Geologi angkatan 2018 yang berjumlah 127 orang  melaksanakan kuliah lapangan (fieldtrip) pertama pada tanggal 23 Februari 2019 untuk memenuhi mata kuliah Geologi Fisik. Fieldtrip bertempat di dua lokasi yang berbeda, yaitu pertambangan batu Gunung Putri  (Lokasi 1) dan Sungai Citeureup (Lokasi 2) Kabupaten Bogor,Jawa Barat. Tujuan dari fieldtrip ini adalah untuk melihat secara langsung singkapan batuan beku dan sedimen serta mendeskripsikan batuan yang terdapat di singkapan tersebut.

Peserta fieltrip dibagi menjadi dua rombongan. Rombongan pertama  terlebih dahulu mengunjungi singkapan Lokasi 1 ,  sedangkan Rombongan kedua ke Lokasi 2. Sebelum memulai deskripsi singkapan hal pertama yang dilakukan adalah melihat keadaan sekitar seperti cuaca dan menentukan koordinat singkapan. Setelah itu dilakukan deskripsi singkapan, dalam pendeskripsian singkapan yang harus dilakukan adalah menggambar sketsa yang disertai skala perbandingannya. Selanjutnya dilakukan deskripsi sample batuan yang diambil dari singkapan. Deskripsi batuan ini mencakup jenis batuan, struktur, tekstur, kandungan mineral, dan penentuan nama batuan. Bagian lain dalam deskripsi singkapan batuan adalah strike (jurus) and dip (kemiringan), yaitu untuk menentukan jurus dan kemiringan serta perlapisan batuan yang sedang dideskripsi. Pengukuran ini membutuhkan bantuan alat yaitu kompas geologi yang memanfaatkan bulls eye dan klinometer.

Singkapan yang terdapat di Gunung Putri memiliki struktur kekar kolom (Columnar Join) yang terdapat pada batuan beku. Biasanya kekar ini menyerupai tiang dengan bentuk heksagonal (segi enam) dan terkadang pula ditemukan dalam bentuk segi lima atau segi tujuh. Di singkapan ini jenis batuannya basal. Basalt memiliki tekstur halus atau afanitik dimana ukuran butirnya kurang dari 1 mm. Singkapan ini sifatnya homogen,karena semua jenis batuannya basalt.

Singkapan di lokasi 2 merupakan singkapan batuan sedimen yang terletak di pinggiran sungai citeureup. Singkapan ini adalah hasil proses sedimentasi di bawah permukaan bumi yang kemudian mengalami rifting, sehingga tersingkap ke permukaan, hal tersebut ditandai dengan adanya retakan atau rekahan pada  singkapan. Selain itu, pada beberapa bagian singkapan juga terjadi pelapukan yang disebabkan oleh cuaca dan aliran air sungai. Pelapukan tersebut dicirikan dengan tumbuhnya vegetasi seperti lumut pada batuan dan material batu yang mudah lepas. Batuannya merupakan batuan sedimen klastik dengan struktur graded bedding dimana lapisan bagian bawah memiliki butir yang lebih besar dan terus ke atas butirnya semakin mengecil. Untuk lapisan bagian atas, berdasarkan skala Wentworth menunjukkan ukuran butir batuannya adalah fine sand, sehingga nama batuannya adalah sandstone.