Peran Teknologi Spasial dalam Dunia Kebencanaan

Pada 4 Maret 2021, Universitas Pertamina menyelenggarakan kegiatan UpBringing Live Session yang berlangsung melalui Zoom Meeting. Webinar ini mengusung judul “Plan Effectively and Act Quickly for Disaster With Location Intelligence”.  Webinar yang berlangsung di awal Maret ini digagas atas kerjasama PT Esri Indonesia dengan Program Studi Teknik Geologi kemudian berlanjut dalam payung MoU melalui Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Kerjasama atau biasa dikenal sebagai Kemitraan Universitas Pertamina.

Indonesia yang terletak di kawasan Cincin Api Pasific (Pacific Ring of Fire) mempunyai potensi yang besar mengalami bencana alam. Pasalnya, Indonesia berada di antara gugus gunung api dan titik pertemuan lempeng bumi yang rawan terhadap bencana alam yang mengerikan. Menurut catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan adanya 263 bencana yang terjadi sepanjang Januari 2021, beberapa di antaranya merupakan bencana geologis.

Menurut Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana, definisi bencana adalah sebagai berikut: Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/ atau faktor nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Tidak terbatas pada bencana alam, pengelolaan bencana saat ini membutuhkan data informasi dan analisa yang dapat disampaikan dalam waktu nyata (real time). Dari bencana alam yang terus terjadi hingga adanya pandemi, frekuensi dan intensitas bencana sudah berevolusi dan membutuhkan penanganan yang lebih cepat tanggap.

Dalam mengelola secara efektif era baru bencana saat ini, lembaga dan praktisi di bidang manajemen keadaan darurat memerlukan informasi yang dapat diakses secara cepat dari berbagai sumber untuk meningkatkan kesadaran situasi bencana (situation awareness). Pengambilan keputusan untuk manajemen bencana memerlukan adanya kolaborasi dari berbagai macam pihak (pemerintah, swasta, praktisi, sektor pendidikan, dan masyarakat) untuk membantu memungkinkan kesadaran situasional bersama untuk setiap tahapan/ fase manajemen bencana yaitu fase mitigasi, preparadness, respon, dan recovery (pemulihan).

Pemanfaatan teknologi spasial dibutuhkan sebagai sistem pendukung pengambil keputusan yang canggih dalam mendukung seluruh fase manajemen bencana, bagaimana sistem ini dapat membantu responden untuk melakukan penilaian terhadap tingkat kerusakan dengan cepat, mengenali wilayah-wilayah berbahaya, mengidentifikasi populasi yang terancam bahaya, hingga mengamankan infrastruktur penting dalam operasi SAR, sembari memberikan informasi waktu nyata dan andal kepada pihak berwenang dan masyarakat karena setiap detik sangatlah berarti.

Webinar ini dapat disaksikan rekamannya melalui Youtube Universitas Pertamina di bawah ini:

Dalam webinar tersebut telah hadir sebagai Opening Speaker Pak Budi Soetjipto selaku Wakil Rektor III Universitas Pertamina dan Pak Achmad Istamar selaku CEO PT. Esri Indonesia. Adapun Keynote Speech disampaikan oleh Pak Bintoro Wibowo selaku Vice President Existing Asset PT. Pertamina Hulu Energi.

Hadir sebagai pembicara Pak Abdul Haris Achadi selaku Deputi Bina Tenaga dan Potensi BASARNAS, Pak Agus Cahyono Adi selaku Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi ESDM, serta Bu An Nisaa Citra Hasanah selaku Solution Engineer PT. Esri Indonesia. Webinar yang dihadiri oleh mahasiswa, pejabat, praktisi, dan masyarakat umum ini telah berlangsung secara antusias dengan berbagai macam pertanyaan menarik dari audiens.

Materi yang disampaikan oleh BASARNAS meliputi pengenalan singkat mengenai BASARNAS dan bagaimana upaya yang dilakukan BASARNAS dalam melakukan manajemen bencana di lapangan, penjelasan mengenai metode pencarian dan pertolongan, penyelamatan, serta evakuasi kepada masyarakat dalam sebuah musibah secara andal, efektif, cepat, efisien, dan aman yang telah dilakukan berdasarkan studi kasus nyata, penjelasan mengenai kendala, permasalahan, dan tantangan yang dihadapi dilapangan, dan bagaimana visi kedepan dalam menanggulangi permasalahan tersebut.

Adapun materi yang disampaikan ESDM diawali dengan pengenalan singkat mengenai ESDM dan bagaimana upaya yang dilakukan ESDM dalam menginformasikan kepada masyarakat mengenai kebencanaan geologi terintegrasi yang disajikan kepada masyarakat secara kuasi-realtime dan interaktif, kemudian penjelasan mengenai pengolahan data spasial yang dapat digunakan dalam pengelolaan manajemen bencana yang tepat, dan penjelasan mengenai kendala, permasalahan, dan tantangan yang dihadapi dan bagaimana visi kedepan dalam menanggulangi permasalahan tersebut.

Dari pihak Esri sendiri pembicara Bu An Nisaa mengenalkan singkat tentang Esri Indonesia. Pemaparan berikutnya berupa upaya yang dilakukan Esri Indonesia dalam membantu menghadapi mitigasi bencana menggunakan Teknologi Geospasial. Materi yang dibahas juga berupa teknologi dan metode spasial saat ini yang dapat digunakan dan dimanfaatkan dalam pengelolaan manajemen bencana yang tepat serta penjelasan mengenai kendala, permasalahan, dan tantangan yang dihadapi dan bagaimana visi kedepan dalam menanggulangi permasalahan tersebut.

 

Dalam Webinar ini juga telah dilangsungkan penandatanganan MoU antara Universitas Pertamina dengan PT. Esri Indonesia yang langsung dilakukan oleh CEO PT. Esri Indonesia dan Rektor Universitas Pertamina.

Meskipun berbagai kondisi bencana terus terjadi di Indonesia seperti longsor dan banjir. Diperparah dengan kondisi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, optimisme harus terus dihadirkan di antara kita semua. Presiden Joko Widodo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana Tahun 2021, menyatakan bahwa Indonesia termasuk ke dalam 35 negara paling rawan bencana di dunia. Guna mengantisipasi potensi bencana di masa depan, menurut Jokowi, diperlukan strategi manajemen kebencanaan yang bersifat preventif dengan fokus pengurangan risiko bencana, dilakukan secara multisektoral dan desentralisasi sebagai tanggung jawab bersama.

Sejalan dengan hal tersebut, Universitas Pertamina sebagai institusi pendidikan tinggi yang fokus pada riset aplikatif, menggandeng PT. ESRI Indonesia dalam melakukan kajian potensi kebencanaan di Indonesia. Kerja sama ini dituangkan dalam bentuk pelaksanaan tridarma perguruan tinggi berbasis pengembangan ilmu teknologi geospasial.

CEO PT. ESRI Indonesia, Achmad Istamar, mengungkapkan bahwa manajemen bencana sangat penting untuk mengurangi risiko kerugian material dan korban jiwa. “Dalam menjalankan manajemen bencana, PT ESRI Indonesia berfokus pada survei lokasi dan analisa data mendalam. Hasil analisa dalam bentuk peta ini kemudian dibagikan kepada masyarakat melalui website dan aplikasi yang dapat diakses dengan gawai. Sehingga, masyarakat di daerah rawan bencana akan lebih siap dan waspada,” ujar Achmad.

Ke depannya, PT. ESRI Indonesia dan Universitas Pertamina akan melakukan kegiatan tridarma terkait pengembangan ilmu teknologi geospasial. Data geospasial menurut Achmad, diperlukan untuk menyusun kebijakan yang tepat, salah satunya dalam manajemen kebencanaan. “Kami akan memberikan lisensi software geospasial yang dapat digunakan oleh sivitas Universitas Pertamina untuk kegiatan penelitian,” lanjutnya.

Selain berfokus pada penyiapan peta bencana berdasarkan historis, menurut Prof Wirat, juga penting dalam manajemen bencana untuk melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi dengan cepat. “Sebagai unsur yang dekat dengan masyarakat, SDM di Universitas Pertamina diharapkan dapat membantu proses recovery ini,“ tutupnya.

Daftar tautan publikasi Indonesia Rawan Bencana, Universitas Pertamina dan PT ESRI Jalin Kerjasama Manajemen Bencana di media rekanan UP per-15 Maret 2021

1. SINDO News: Universitas Pertamina Gandeng Industri Kembangkan Ilmu Teknologi Geospasial
https://edukasi.sindonews.com/read/363680/211/universitas-pertamina-gandeng-industri-kembangkan-ilmu-teknologi-geospasial-1615651427

2. Era: Indonesia Rawan Bencana, Universitas Pertamina dan PT ESRI Jalin Kerja Sama Manajemen Bencana
https://era.id/culture/54713/indonesia-rawan-bencana-universitas-pertamina-dan-pt-esri-jalin-kerja-sama-manajemen-bencana

3. Suara Karya: Universitas Pertamina Gandeng PT ESRI Perkuat Riset Manajemen Bencana
https://suarakarya.co.id/universitas-pertamina-gandeng-pt-esri-perkuat-riset-manajemen-bencana/29811/

4. Kacara News: Universitas Pertamina dan PT ESRI Jalin Kerjasama Manajemen Bencana
http://kacaranews.com/2021/03/12/universitas-pertamina-dan-pt-esri-jalin-kerjasama-manajemen-bencana/

5. Energindo: UP dan ESRI Kaji Potensi Bencana Berbasis GIS
https://energindo.co/esri-dan-up-kaji-potensi-bencana-berbasis-gis/

6. Biznews: Universitas Pertamina dan PT ESRI Jalin Kerjasama Manajemen Bencana
biznews.id/berita/detail/universitas-pertamina-dan-pt-esri-jalin-kerjasama-manajemen-bencana

7. O&G Indonesia: Esri dan Universitas Pertamina Kaji Potensi Bencana Berbasis Teknologi Geospasial
www.ogindonesia.com/2021/03/esri-dan-universitas-pertamina-kaji.html

8. Bisnis News: Universitas Pertamina dan PT ESRI Jalin Kerjasama Manajemen Bencana
https://bisnisnews.id/detail/berita/universitas-pertamina-dan-pt-esri-jalin-kerjasama-manajemen-bencana

9. Gerbang Indonesia: Indonesia Rawan Bencana, Universitas Pertamina dan PT ESRI Jalin Kerjasama Manajemen Bencana
https://gerbangindonesia.org/indonesia-rawan-bencana-universitas-pertamina-dan-pt-esri-jalin-kerjasama-manajemen-bencana/

10. Suara Buana: Indonesia Rawan Bencana, Universitas Pertamina dan PT ESRI Jalin Kerjasama Manajemen Bencana
https://suarabuana.com/indonesia-rawan-bencana-universitas-pertamina-dan-pt-esri-jalin-kerjasama-manajemen-bencana/

11. Porto News: Sinergi UP dan PT ESRI Kelola Manajemen Bencana
https://www.portonews.com/2021/laporan-utama/sinergi-up-dan-pt-esri-kelola-manajemen-bencana/

12. Detak Satu: Indonesia Rawan Bencana, Universitas Pertamina dan PT ESRI Jalin Kerjasama Manajemen Bencana
http://detaksatu.com/2021/03/12/indonesia-rawan-bencana-universitas-pertamina-dan-pt-esri-jalin-kerjasama-manajemen-bencana/

13. Jurnal Rakyat: Universitas Pertamina & ESRI Lakukan Kajian Potensi Bencana di Indonesia https://jurnalrakyat.id/berita/detail/universitas-pertamina–esri-lakukan-kajian-potensi-bencana-di-indonesia