Pemetaan Mandiri

Pemetaan mandiri adalah matakuliah wajib Program Studi Teknik Geologi yang merupakan perpanjangan dari matakuliah Geologi Lapangan (GL 4107). Pemetaan mandiri bertujuan agar mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu dan metoda geologi yang sudah mahasiswa dapat selama berkuliah di Universitas Pertamina secara mandiri. Selain itu, mahasiswa juga dilatih untuk memiliki kemampuan manajemen projek, melatih pengembangan inisiatif, dan komunikasi ketika di lapangan.

Pemetaan mandiri dilakukan secara individual dengan luasan daerah minimal 12 km2. Setiap individual dapat membentuk kelompok berjumlah 3 orang, dan masing-masing anggota kelompok diperbolehkan memiliki overlap area maksimal 25% dari total daerah pemetaan kelompok. Pemetaan dilakukan dengan durasi minimal 16 hari yang di-verifikasi dengan buku catatan lapangan.

Setiap mahasiswa dipilihkan seorang dosen pembimbing pemetaan ditunjuk oleh koordinator mata kuliah (KMK) Pemetaan Mandiri dengan lokasi pemetaan dan karakter batuan yang ada di daerah pemetaan. Dosen Pembimbing Pemetaan memiliki kewajiban memberikan arahan pada tahap persiapan (penyusunan proposal), kegiatan lapangan, dan penyusunan laporan kepada mahasiswa dengan tujuan luaran pemetaan yang baik.

Pemetaan mandiri terdiri atas 3 tahap, yaitu Tahap Penyusunan proposal, tahap kegiatan lapangan, dan tahap penyusunan laporan dan presentasi. Kegiatan penyusunan proposal dan kegiatan lapangan dapat dilakukan sebelum matakuliah berjalan dengan syarat telah mengisi form ikut serta kegiatan pemetaan mandiri yang ditandatangani oleh dosen pembimbing pemetaan dan dosen wali.

Panduan detail pemetaan mandiri dapat diunduh di link ini.

Form bimbingan pemetaan mandiri dapat diunduh di link ini.

Mapping Area 2019 (Mahasiswa Angkatan 2016)